Tampilkan postingan dengan label LPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2011

Panitia perpanjang jadwal LPI 2012


JAKARTA – Panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden memperpanjang pelaksanaan kompetisi tingkat kabupaten dan kota. Keputusan ini didasari keinginan memberikan keleluasaan bagi daerah yang belum siap menggelar liga berbasis sekolah ini.
 
Keputusan memperpanjang masa kompetisi ini dihasilkan dalam rapat pleno panitia nasional LIPIO Piala Presiden yang digelar di pintu IX Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu (9/3).

Selain dihadiri oleh ketua panitia nasional LIPIO Piala Presiden, Prof Prof Toho Cholik Mutohir, hadir pula Ir Timmi Setiawan Tjahya selaku badan pembinaan atlet sepakbola, Bambang Irianto selaku direktur perwasitan PSSI dan Ibu Nike selaku perwakilan Kementrian Dinas Pendidikan, serta Riki Djohan yang mewakili PT Graha Indi Sport sebagai promotor LIPIO Piala Presiden.

"Kami menangkap aspirasi yang sangat kuat dari daerah untuk menggelar LIPIO PIala Presiden ini, namun tidak sedikit yang terkendala dana, sementara APBD yang diharapkan sebagai salah satu sumber pendanaan baru cair di bulan April. Inilah yang mendasari diperpanjangnya masa kompetisi hingga Mei," jelas prof Toho Cholik Mutohir.

Selain itu, menurut prof Toho, perpanjangan masa kompetisi khususnya di tingkat kabupaten dan kota juga untuk menghindari benturan dengan kalender akademik seperti ujian nasional yang berlangsung April.

Dengan demikian kompetisi di tingkat daerah yang semula berakhir 30 April  berubah menjadi 31 Mei. Perubahan ini juga berefek domino kepada pelaksanaan di tingkat provinsi yakni 16 Juli hingga 31 Juli dan pelaksanaan pertandingan di tingkat nasional 24 September hingga 16 Oktober 2011 mendatang. 

"Tapi poin paling penting dipenpanjangnya masa kompetisi ini karena kami dari panitia nasional mengharapkan LIPIO Piala Presiden ini bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya pelajar," ujar prof Toho lagi.

Dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan delapan poin program pendukung (supporting program) panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia sepanjang musim 2011/2012. 

Di antaranya program pemanduan bakat, pengembangan CD pembelajaran sepakbola, pengembangan software pemanduan bakat dan sistem informasi sepak bola nasional, Workshop & sport sciene untuk Ofisial tim, pelatihan sepak bola untuk guru, pengembangan bea siswa pendidikan ke Eropa, kerjasama dengan media dan publikasi penyebaran informasi. 
 
masih dalam kesempatan yang sama, direktur perwasitan PSSI, Bambang Irianto berjanji akan menyusun program  program pelatihan ofisial tim dan kepelatihan wasit bagi guru-guru sekolah yang pelaksanaannya diupayakan pada musim ini juga. (dharma)

Rabu, 09 November 2011


Program yang digelar setelah Liga Pendidikan Indonesi (LPI) 2011 berakhir itu saat ini telah mengantungi 99 nama pemain dibawah 15 tahun yang akan diseleksi di Lapangan Buperta, Komplek Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, pada 31 Oktober sampai 6 November mendatang.
"Pemain ini bersumber dari hasil talent scouting dari Pengcab maupun Pengprov PSSI dan hasil rekapitulasi sistem informasi pemanduan bakat Liga Pendidikan Indonesia," ujar Sekretaris LPI, Edhi Prasetyo, Rabu sore (26/10/2011)."Dari 99 pemain itu nantinya akan diseleksi menjadi tiga puluh besar pemain unggulan," jelasnya. "Lalu dari situ akan kami pilih empat terbaik untuk mendapat beasiswa ke Madrid. Kalau masalah siapa dan siapa itu sepenuhnya ditangan pelatih."Edhi pun menjelaskan bahwa program ini bukan hanya untuk memajukan sepakbola daerah, tapi juga akan diproyeksikan untuk menjadi tulang punggung 'Garuda Muda'."Selain mendapat beasiswa pelatihan di Madrid, mereka ditujukan untuk melapis dan mengisi Timnas Indonesi U-15 dan U-16," imbuhnya.Setelah itu pelatih Indonesia U-16 yang ditunjuk menjadi kepala pelatih LIPIO CAMP 2011, Indra Syarif juga menjelaskan bahwa para pemain tidak hanya akan diukur fisiknya saja namun juga nilai akademisnya."Saya setuju dengan program LPI ini karena mementingan edukasi, itu penting karena pemain bola harus cerdas. Kita juga akan mengadakan psikotes dan pembangunan karakter cinta bangsa yang harus kita pupuk sejak dini," paparnya.Selain itu Indra juga menegaskan pemain yang terpilih merupakan mutlak pilihannya tanpa campur tangan pihak lain."Yang pasti pemain-pemain yang terpilih adalah yang terbaik. Kita tidak melihat dia siapa dan darimana asalnya," tegas Indra.Setelah empat pemain terpilih, LPI menjelaskan bahwa mereka akan di sekolahkan di Jakarta terlebih dahulu, ditambah pelajaran bahasa Spanyol, sebelum diberangkatkan ke Madrid bulan Mei 2012 mendatang untuk menjalani sekolah setaraf SMA, sampai lulus, sambil meningkatkan kemampuan sepakbolanya di kota asal Real Madrid itu.Selain itu, Kemenpora RI juga membantu penyelenggaraan Kursus Pelatih Lisensi D. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan Pengurus PSSI Propinsi yang dilakukan pada bulan Oktober-November 2011.[yob]

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money